SORONG, RAJAAMPATNEWS – Setelah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Raja Ampat pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Orideko Iriano Burdam dan Mansyur Syahdan menjalani Retret Kepemimpinan di Magelang pada 21-28 Februari 2025. Kini, mereka akhirnya kembali ke Papua Barat Daya, disambut dengan antusiasme luar biasa oleh masyarakat.
Senin pagi (3/3/2025), pasangan dengan jargon ORMAS mendarat di Bandara Deo Sorong didampingi oleh istri masing-masing. Di ruang kedatangan, mereka langsung disambut oleh ratusan warga Raja Ampat yang telah menunggu dengan penuh semangat. Kehangatan penyambutan semakin terasa saat keduanya diiringi oleh tarian Yosim Pancar dari Sanggar Nani Bili Papua Barat Daya serta tarian Lalayon, menambah nuansa budaya yang kental dalam momen tersebut.
Usai penyambutan di bandara, sesuai jadwal yang telah disusun oleh panitia, Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat beristirahat sejenak di Swiss-Belhotel Sorong sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Raja Ampat menggunakan armada non-reguler pada pukul 11.30 WIT.
Turut mendampingi pasangan ORMAS dalam perjalanan ini adalah Ketua Panitia Penjemputan, Dr. Yusup Salim, M.Si, serta sejumlah pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat. Hadir pula pakar hukum tata negara, Prof. Dr. Margarito Kamis, SH, M.Hum, yang memberikan dukungan dalam momen bersejarah ini.

Sambutan Megah di Laut dan Darat
Tak hanya di Bandara Deo Sorong, penyambutan akbar juga telah dipersiapkan oleh panitia di Kabupaten Raja Ampat. Tiga kapal besar—KM Fajar Indah, KM Fajar Mulia, dan KM Bahari Express—dikerahkan untuk mengangkut pendukung dan simpatisan dari berbagai distrik, termasuk Misool, Kepulauan Sembilan, Kofiau, hingga Waigeo Utara.
Di tengah laut, prosesi adat akan digelar di perairan Saonek Mondey. Tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan relawan akan menyambut kedatangan Bupati dan Wakil Bupati dengan mengenakan pakaian tradisional dan menyematkan mahkota sebagai simbol penerimaan dan harapan bagi kepemimpinan yang membawa kesejahteraan.
Setibanya di Pelabuhan Waisai, suasana diprediksi semakin meriah dengan penampilan tarian adat serta upacara serah terima secara resmi dari tim pemenangan kepada pemerintah daerah. Acara ini juga akan dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, serta ribuan masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung momen bersejarah ini.
Tidak berhenti di pelabuhan, Bupati dan Wakil Bupati akan diarak dalam pawai keliling kota sebelum menuju kediaman masing-masing untuk beristirahat sejenak.
Sebagai puncak acara, masyarakat Raja Ampat akan berkumpul di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC) untuk berbuka puasa bersama dalam suasana penuh syukur. Panitia telah menyiapkan konsumsi bagi 20.000 orang, menciptakan momentum kebersamaan yang jarang terjadi dan akan dikenang dalam sejarah kepemimpinan di Raja Ampat.
Kedatangan pasangan ORMAS tidak sekadar menjadi peristiwa seremonial, tetapi juga mencerminkan harapan besar masyarakat Raja Ampat akan kepemimpinan yang membawa perubahan. Sambutan hangat dari laut hingga darat menjadi bukti nyata dukungan penuh rakyat kepada pemimpin baru mereka.