Bupati Raja Ampat Soroti Ketidakhadiran Pejabat Eselon III dan IV dalam Apel Pagi

RAJA AMPAT – Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, S.IP, MM, M.Ec.Dev menyoroti rendahnya kehadiran sejumlah pejabat eselon III dan IV dalam apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Senin (19/10/2026). Ia menilai peserta apel yang hadir masih didominasi orang-orang yang sama, sementara sejumlah pejabat yang seharusnya mengikuti apel justru tidak terlihat.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Raja Ampat, Petrus Rabu,S.Fil dalam siaran pers yang diterima media, Senin malam (19/10/2026) menjelaskan sorotan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan arahan kepada aparatur sipil negara (ASN). Ia mengingatkan bahwa kehadiran dalam apel merupakan bagian dari disiplin dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

Selain persoalan kehadiran, Bupati menegaskan bahwa pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Raja Ampat harus menunjukkan kinerja nyata dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kemampuan berbicara dan menyampaikan berbagai hal tidak cukup apabila tidak disertai hasil kerja yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bupati mengingatkan bahwa setiap pejabat telah diberikan tugas dan tanggung jawab sesuai jabatan masing-masing. Karena itu, ia meminta seluruh ASN bekerja secara sungguh-sungguh, loyal, serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Ia juga menyoroti masih adanya pegawai yang dinilai belum mampu menjalankan tanggung jawabnya secara optimal. Kondisi tersebut, menurut Bupati, perlu menjadi perhatian pimpinan perangkat daerah dalam mengevaluasi kinerja bawahannya.

Bupati menegaskan, penempatan seseorang dalam jabatan harus diikuti dengan kemampuan melaksanakan tugas. Pejabat yang tidak menunjukkan kinerja sesuai tanggung jawabnya perlu dievaluasi.

Dalam arahannya, Bupati turut mengingatkan pimpinan perangkat daerah agar melakukan penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) secara objektif. Penilaian tidak boleh sekadar menjadi formalitas atau diberikan dengan nilai baik tanpa mempertimbangkan hasil kerja pegawai yang bersangkutan.

Baca Juga  Ketua Kwarda PBD Tekankan Sinergi dan Penguatan Organisasi pada Muscab Pramuka Kabupaten Sorong

Ia meminta proses penyelesaian dan penilaian SKP segera dilakukan, mengingat dokumen tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam pembinaan karier ASN, termasuk pengusulan kenaikan pangkat.

Bupati juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah memperhatikan pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.

Memasuki penghujung Oktober, ia meminta kegiatan yang belum berjalan segera dilaksanakan. Waktu pelaksanaan yang tersisa pada November dan Desember harus dimanfaatkan secara efektif agar pekerjaan tidak menumpuk pada akhir tahun dan berpotensi terbawa ke tahun anggaran 2027.

Pada kesempatan yang sama, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata dan seluruh perangkat daerah yang telah mendukung penyelenggaraan Festival Pesona Raja Ampat.

Ia berterima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Bupati berharap semangat kerja sama dan tanggung jawab yang ditunjukkan dalam penyelenggaraan festival dapat diterapkan pula dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui arahan tersebut, Bupati kembali mengingatkan seluruh ASN agar meningkatkan disiplin, kehadiran, dan kualitas kinerja, sehingga tanggung jawab yang diberikan dapat dijalankan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat Raja Ampat.