Bupati Raja Ampat Pimpin Apel Pencanangan Gerakan Indonesia ASRI, ASN Diminta Jadi Pelopor Kebersihan Lingkungan

KET: Bupati Orideko Iriano Burdam memberi arahan pada apel pencanangan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di halaman Kantor Bupati Kabupaten Raja Ampat, Jumat (6/3/2026)/Foto: Petrus Rabu/RajaAmpatNews
KET: Bupati Orideko Iriano Burdam memberi arahan pada apel pencanangan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di halaman Kantor Bupati Kabupaten Raja Ampat, Jumat (6/3/2026)/Foto: Petrus Rabu/RajaAmpatNews

WAISAI, RajaAmpatNews– Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam , S.IP, MM, M.Ec.Dev memimpin apel bersama aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, serta sejumlah instansi pemerintah daerah dalam rangka “pencanangan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik (bersih), dan Indah” yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Raja Ampat, Jumat (6/3/2026).

Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat agar seluruh daerah memperkuat gerakan kebersihan lingkungan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dalam arahannya, Orideko, sapaan Orideko Irriano Burdam menegaskan bahwa program tersebut harus melibatkan semua pihak di daerah, mulai dari instansi pemerintah hingga masyarakat.

“Gerakan kebersihan lingkungan ini merupakan bagian dari program nasional, sehingga semua instansi di daerah harus terlibat bersama masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Orideko dalam arahannya.

Sebagai bagian dari implementasi program tersebut, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat akan kembali menghidupkan program “Jumat Pagi Bersih Lingkungan” yang sebelumnya pernah dilaksanakan namun belum berjalan secara konsisten.

“Program ini sebenarnya dulu sudah pernah ada, tetapi tidak berjalan. Karena itu kita hidupkan kembali supaya setiap hari Jumat pagi kita wajib melakukan kegiatan bersih lingkungan,” katanya.

KET: Peserta apel pencanangan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di halaman Kantor Bupati Kabupaten Raja Ampat, Jumat (6/3/2026)/Foto: Petrus Rabu/RajaAmpatNews

Orideko menegaskan bahwa aparatur pemerintah harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah tangga.

“Kita harus mulai dari diri kita sendiri dan dari rumah kita. Sampah harus dibuang pada tempatnya dan mulai dipilah, mana sampah plastik dan mana sampah organik. Jangan semuanya dicampur menjadi satu,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Orideko juga menyinggung kebiasaan masyarakat yang mengonsumsi pinang agar tetap menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, budaya makan pinang tetap dihormati, namun masyarakat harus disiplin menjaga kebersihan dengan tidak meludah sembarangan.

“Kita tidak melarang orang makan pinang karena itu budaya kita. Tetapi ludah pinang harus pada tempatnya. Ke depan kita akan siapkan tempat khusus supaya orang tidak lagi meludah sembarangan,” ujarnya.

Selain gerakan kebersihan, Orideko juga mengingatkan ASN agar penerapan “hari bebas kendaraan di kawasan perkantoran setiap hari Jumat” benar-benar dilaksanakan dan ditaati ASN.

Dimana jauh sebelumnya, setiap hari jumaat, ASN diimbau untuk berjalan kaki atau menggunakan sepeda saat beraktivitas di lingkungan kantor.

“Kalau hari Jumat, kita coba belajar berjalan kaki atau menggunakan sepeda. Selain membuat lingkungan lebih bersih, itu juga baik untuk kesehatan,” kata Bupati.

Ia juga menyoroti tingginya penggunaan sepeda motor oleh pelajar yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Orideko mengajak para orang tua untuk mulai membiasakan anak-anak pergi ke sekolah menggunakan sepeda.

“Kalau anak-anak ke sekolah menggunakan sepeda, risiko kecelakaan bisa lebih kecil. Mari kita ajak anak-anak kita untuk bersepeda dan mulai mengurangi penggunaan motor,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, setiap organisasi perangkat daerah (OPD), instansi, maupun paguyuban akan diberikan tanggung jawab menjaga kebersihan area tertentu di Kota Waisai.

Area tersebut tidak hanya dibersihkan, tetapi juga ditata agar lebih indah dengan menanam bunga serta mempercantik lingkungan sekitar.

“Nanti setiap instansi kita bagi tanggung jawab wilayahnya. Lingkungan itu harus bersih dan indah. Tanam bunga dan tata supaya terlihat bagus,” ujarnya.

Dihadapan peserta apel, Orideko berharap Gerakan Indonesia ASRI dapat menjadi budaya baru bagi masyarakat sehingga kebersihan lingkungan tidak hanya dilakukan pada kegiatan tertentu saja, tetapi menjadi kebiasaan bersama di seluruh wilayah Kabupaten Raja Ampat.

“Kita harus mulai dari diri kita sendiri. Jangan hanya menyalahkan orang lain. Kalau kita semua disiplin menjaga kebersihan, lingkungan kita pasti akan bersih dan indah,” tegasnya.

Writer: Petrus Rabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *