BLUD Raja Ampat Perkuat Kolaborasi Mitra, Dorong Konservasi dan Pariwisata Berkelanjutan

Sorong, RajaAmpatNews– Upaya menjaga keseimbangan antara konservasi laut dan pengembangan pariwisata di Raja Ampat terus diperkuat. Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Raja Ampat menggelar pertemuan koordinasi bersama sejumlah mitra konservasi dan pelaku pariwisata guna menyatukan langkah dalam pengelolaan kawasan wisata bahari berkelanjutan di Raja Ampat.

Pertemuan yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama itu berlangsung di Hotel Aston Sorong, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala BLUD Raja Ampat, Hasan Mahasar, dan dihadiri berbagai organisasi mitra yang selama ini berperan dalam pengelolaan kawasan konservasi laut di Raja Ampat.

Dalam sambutannya, Hasan Mahasar menegaskan bahwa kolaborasi lintas pihak menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian ekosistem laut dan pertumbuhan sektor pariwisata di Raja Ampat yang dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati laut dunia.

“Raja Ampat memiliki nilai konservasi yang sangat tinggi sekaligus menjadi destinasi wisata kelas dunia. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bersama-sama dengan seluruh mitra agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, BLUD Raja Ampat terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, lembaga konservasi, masyarakat lokal, serta pelaku usaha wisata guna menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pariwisata.

Dalam forum koordinasi tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, di antaranya penguatan pengawasan kawasan konservasi, peningkatan tata kelola pariwisata berkelanjutan, pengelolaan sampah, pengembangan sistem bio septic, hingga dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat lokal yang terlibat langsung dalam kegiatan pariwisata berbasis konservasi.

Pertemuan ini juga dihadiri berbagai organisasi mitra konservasi dan lingkungan, antara lain Yayasan Konservasi Indonesia (KI), Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Yayasan Misool Ekosistem Regenerasi (YMER), Yayasan KEHATI/BAF, Yayasan Raja Ampat SEA Centre, Yayasan Nazaret Bina Papua (YNBP), Yayasan Bentang Alam Papua (YBAP), Yayasan Bumi Papua Lestari (YBPL), Yayasan Orang Laut Papua (YOLP), Thrive Conservation, Molobin Raja Ampat (MORA), serta Raja Ampat Research and Conservation Centre (RARCC).

Para mitra tersebut juga menyampaikan berbagai masukan strategis terkait penguatan program konservasi serta pengembangan pariwisata yang tetap memperhatikan daya dukung lingkungan.

Kegiatan koordinasi kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara BLUD Raja Ampat dan para mitra kerja.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin kuat sehingga upaya konservasi dan pengembangan pariwisata di Raja Ampat dapat berjalan beriringan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat tanpa mengabaikan kelestarian alam.

Writer: Siaran Pers II Editor: Petrus Rabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *