Bantuan Ternak Ayam Dorong Ekonomi Rakyat, Pemerintah Percayakan Pengelolaan kepada LMA Raja Ampat

banner 120x600

Waisai, RajaAmpatNews — Kepedulian Pemerintah Pusat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat adat kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan usaha ternak ayam kepada Musa Fakdawer, Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Raja Ampat. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, Senin (15/12/2025).

Bantuan ternak ayam ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang menyasar masyarakat adat dan komunitas lokal. Program tersebut bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi.

Kepercayaan pemerintah kepada Musa Fakdawer dinilai tidak terlepas dari perannya yang selama ini aktif mendampingi masyarakat adat Raja Ampat. Sebagai Sekretaris LMA, Musa tidak hanya menjalankan fungsi kelembagaan, tetapi juga berperan sebagai penghubung antara masyarakat adat dan pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat adat.

Dalam keterangannya, Musa Fakdawer menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada LMA Raja Ampat. Ia menegaskan bahwa bantuan ternak ayam tersebut akan dikelola secara bertanggung jawab dan melibatkan masyarakat sekitar, khususnya kelompok-kelompok adat, agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

“Bantuan ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan dorongan bagi masyarakat adat untuk mandiri secara ekonomi. Kami akan mengelolanya secara terbuka dan melibatkan masyarakat agar manfaatnya berkelanjutan,” ujar Musa Fakdawer.

Ia berharap, program ini dapat menjadi sumber penghidupan baru bagi masyarakat, meningkatkan pendapatan keluarga, serta membuka peluang usaha berbasis rumah tangga. Selain itu, bantuan ternak ayam juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat dalam mengelola usaha produktif secara mandiri, mulai dari pemeliharaan ternak hingga pemasaran hasil produksi.

Bagi masyarakat adat, bantuan tersebut tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi simbol perhatian dan keberpihakan negara terhadap keberlangsungan hidup dan kearifan lokal masyarakat adat. Program pemberdayaan ini diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong, solidaritas komunitas, serta mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai lokal.

Melalui bantuan ternak ayam ini, Pemerintah Pusat bersama LMA Kabupaten Raja Ampat berharap dapat menciptakan model pemberdayaan ekonomi rakyat yang berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh kolaborasi positif antara pemerintah dan masyarakat adat dalam membangun kesejahteraan bersama di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Raja Ampat.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu