RAJA AMPAT — Panitia pelaksana Asian Volleyball Confederation (AVC) Beach Tour Raja Ampat 2026 mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Raja Ampat dan Provinsi Papua Barat Daya untuk turut meramaikan ajang internasional tersebut yang akan digelar pada 6 hingga 9 April 2026.
Ketua Panitia Pelaksana, Khodik, menegaskan bahwa seluruh pertandingan dalam event bergengsi ini gratis dan terbuka untuk umum.
“Kami mengundang seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, untuk datang dan menyaksikan langsung pertandingan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara. Event ini gratis, tidak dipungut biaya. Mari kita bersama-sama meramaikan dan menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya di Kota Waisai, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, seluruh rangkaian pertandingan akan dipusatkan di kawasan Pantai WTC Waisai, yang telah disiapkan sebagai venue utama pelaksanaan turnamen bertaraf internasional tersebut.
Terkait kesiapan pelaksanaan, Khodik sebelumnya menyampaikan bahwa progres persiapan telah mencapai sekitar 90 persen. Panitia saat ini terus memaksimalkan penyelesaian lapangan pertandingan yang menjadi pusat kegiatan dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 3 April 2026.
“Secara umum persiapan berjalan baik. Kami optimistis seluruh fasilitas utama dapat selesai tepat waktu,” jelasnya.

Selain lapangan utama, panitia juga tengah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti shower, ketersediaan air bersih, serta area media untuk mendukung kelancaran pertandingan dan kebutuhan publikasi.
Dari sisi akomodasi, panitia memastikan kesiapan hotel dan resort di Waisai untuk menampung seluruh peserta dan ofisial dari negara-negara peserta.
“Untuk akomodasi, kami optimistis mencukupi, baik bagi atlet maupun ofisial,” tambahnya.
Peserta dari berbagai negara dijadwalkan mulai tiba secara bertahap di Raja Ampat pada 2 hingga 5 April 2026. Selanjutnya, agenda technical meeting, pembukaan, serta jamuan penyambutan (welcome dinner) akan dilaksanakan pada 5 April malam.
Berdasarkan data terbaru, jumlah peserta yang akan berlaga sebanyak 41 tim dari 9 negara, terdiri dari 21 tim putra dan 20 tim putri. Jumlah ini mengalami penyesuaian dari sebelumnya 43 tim, setelah Iran dipastikan batal berpartisipasi akibat kondisi konflik di negaranya.
Khodik berharap, kehadiran event internasional ini tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempromosikan potensi pariwisata Raja Ampat ke dunia internasional.
“Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat. Mari kita tunjukkan bahwa Raja Ampat mampu menjadi tuan rumah event internasional yang sukses dan berkelas,” pungkasnya.
Sementara itu, sebelumnya Wakil Ketua, Paul K Mayor juga menyampaikan bahwa kegiatan ini terbuka bagi publik dan diharapkan mendapat partisipasi luas dari masyarakat.
Dengan akses gratis serta lokasi pertandingan yang mudah dijangkau di Pantai WTC, antusiasme masyarakat diharapkan semakin tinggi untuk hadir dan memberikan dukungan langsung kepada para atlet dunia yang akan berlaga di Raja Ampat.
Writer: Petrus Rabu












