Waisai, RajaAmpatNews – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026 terpantau padat di Pelabuhan Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Minggu (4/1/2026). Ratusan penumpang yang datang dari Kota Sorong memadati area pelabuhan pada sore hari.
Berdasarkan pantauan di lapangan, penumpang yang tiba didominasi oleh masyarakat umum serta para pekerja, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pegawai swasta. Mereka sebelumnya memanfaatkan masa libur Natal dan Tahun Baru di Kota Sorong maupun sejumlah daerah lain di luar Papua Barat Daya.
Kedatangan penumpang berlangsung secara bergelombang seiring sandarnya kapal penumpang yang melayani rute Sorong–Waisai. Dua armada utama, yakni kapal cepat Express Bahari dan kapal penumpang KM Fajar Mulia II, tampak beroperasi dengan tingkat keterisian yang cukup padat.

Setibanya di pelabuhan, para penumpang terlihat membawa berbagai barang bawaan, mulai dari koper hingga paket logistik kebutuhan rumah tangga. Meski terjadi peningkatan volume penumpang, proses penurunan penumpang berjalan tertib di bawah pengawasan petugas pelabuhan.
Sejumlah penumpang mengaku memilih kembali lebih awal ke Waisai guna mempersiapkan diri menghadapi kembali aktivitas pekerjaan dan pelayanan publik yang mulai aktif pada awal pekan. Berakhirnya masa libur panjang Natal dan Tahun Baru menjadi penanda dimulainya kembali rutinitas kerja, khususnya bagi ASN dan pegawai swasta.

Pihak pengelola Pelabuhan Waisai bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan arus balik. Pengaturan arus penumpang, pengamanan, serta pengawasan aktivitas bongkar muat dilakukan untuk mencegah penumpukan dan memastikan proses kedatangan berjalan lancar serta aman.
Hingga Minggu sore, arus kedatangan penumpang di Pelabuhan Waisai masih terpantau ramai namun terkendali. Diperkirakan, kepadatan arus balik akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan seiring berakhirnya masa libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026.
Sebagai pintu gerbang utama Kabupaten Raja Ampat, Pelabuhan Waisai memegang peranan vital dalam mobilitas masyarakat, terutama pada momentum hari besar keagamaan dan libur panjang nasional. Pemerintah daerah bersama pihak terkait pun mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan keselamatan selama melakukan perjalanan laut.
Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu












