Aksi Cepat Tim SAR Gabungan di Raja Ampat, Empat Korban Laka Laut Asal Sorong Selamat

banner 120x600

Waisai, RajaAmpatNews – Empat pria asal Sorong berhasil menyelamatkan diri setelah perahu yang mereka gunakan untuk memancing terbalik akibat cuaca buruk di perairan sekitar Pulau Way, Distrik Batanta, Kabupaten Raja Ampat, pada Senin (16/2/2026) malam hingga Selasa dini hari.

Insiden tersebut sempat memicu operasi pencarian oleh tim gabungan, sebelum akhirnya keempatnya ditemukan dalam keadaan selamat di salah satu resor di wilayah Batanta.

Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Raja Ampat, Iptu Venni Maulana, menerangkan bahwa keempat warga itu berangkat dari Klalin, Sorong, sekitar pukul 11.30 WIT menggunakan perahu fiber bermesin tempel 15 PK dengan tujuan memancing di perairan Pulau Way.

“Setibanya di sekitar Tanjung Makoi, mereka langsung memancing hingga sore hari dan sempat melanjutkan aktivitas tersebut pada malam harinya,” ujar Venni.

Situasi berubah drastis pada Selasa dini hari sekitar pukul 05.00 WIT. Angin kencang disertai gelombang tinggi menghantam perahu hingga terbalik dan akhirnya tenggelam. Keempatnya sempat terombang-ambing di laut sebelum berhasil menyelamatkan diri.

Mendapat laporan kejadian, tim gabungan yang terdiri dari personel Sat Polairud Polres Raja Ampat, Pos SAR Raja Ampat, dan Pos TNI AL Raja Ampat bergerak cepat dari Pelabuhan Falaya, Waisai, pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIT menuju lokasi kejadian di perairan Batanta.

Setibanya di area pencarian sekitar pukul 12.05 WIT, tim langsung berkoordinasi dengan warga pesisir dan pengelola homstay di sekitar lokasi. Dari hasil penelusuran, diperoleh kabar bahwa para korban telah ditemukan dan berada di Resort Papua Paradise Eco Resort.

Tim SAR kemudian mendatangi resor tersebut dan memastikan kondisi keempat korban dalam keadaan sehat tanpa luka serius. Mereka diketahui bernama Sahid (50), Tulup (60), Sabar (55), dan Fandi (53). Sementara itu, perahu fiber beserta mesin tempel 15 pk yang digunakan dilaporkan tenggelam.

“Atas koordinasi bersama, pihak resor bersedia membantu memfasilitasi pemulangan korban ke Sorong. Kami memastikan seluruh korban dalam kondisi stabil sebelum diberangkatkan,” jelas Venni.

Sekitar pukul 16.10 WIT, keempat korban diberangkatkan menuju Sorong menggunakan Speadboat milik pihak resort. Sementara tim gabungan kembali ke Waisai dan tiba di Pelabuhan Falaya pada pukul 19.00 WIT. Operasi pencarian resmi ditutup setelah seluruh korban dipastikan selamat.

Kasat Polairud kembali mengingatkan masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan pemancing, agar tidak mengabaikan prakiraan cuaca serta selalu membawa perlengkapan keselamatan saat melaut.

“Kondisi perairan bisa berubah sewaktu-waktu. Keselamatan harus menjadi prioritas utama sebelum beraktivitas di laut,” tegasnya.

Writer: Aditya Nugroho II Editor: Petrus Rabu