Berita  

Obor Paskah Menyala di Waisai, Ribuan Umat Rayakan Kebangkitan Yesus Kristus 

RAJA AMPAT – Di bawah langit malam yang tenang, ribuan cahaya obor perlahan membelah kegelapan di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Suasana khidmat berpadu dengan lantunan puji-pujian yang menggema, mengiringi langkah ribuan umat Kristiani dalam Pawai Obor Paskah 2026.

Kegiatan religius tersebut berlangsung pada Minggu dini hari (5/4/2026) sekitar pukul 03.13 WIT, dengan titik awal di Kompleks Kimindores Waisai. 

Ribuan jemaat dari Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua (GKI) Tasik Tiberias Siwindores Waisai, tampak antusias mengikuti pawai yang telah menjadi tradisi tahunan dalam menyambut Hari Raya Paskah.

Berdasarkan pantauan jurnalis Raja Ampat News, pawai obor ini secara resmi dilepas oleh Ketua PHMJ Jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores, Pdt. Yenise Koibur, S.Si.Teol. Dalam suasana penuh sukacita, para peserta memulai perjalanan dari halaman gedung gereja, melintasi Jalan Ahmad Yani menuju kawasan Pantai WTC, sebelum akhirnya kembali dan finis di lokasi semula.

Peserta pawai terdiri dari seluruh lapisan jemaat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Sepanjang perjalanan, mereka berjalan sambil menyanyikan lagu-lagu pujian, menciptakan suasana yang penuh makna spiritual dan kebersamaan.

Pawai Obor Paskah ini tidak sekadar menjadi agenda rutin keagamaan, melainkan juga sarana refleksi iman bagi umat Kristiani. Cahaya obor yang dibawa melambangkan terang Kristus yang mengalahkan kegelapan, sekaligus menjadi simbol kemenangan Yesus Kristus atas maut.

Sebagaimana iman Kristiani, peristiwa Paskah memperingati kematian dan kebangkitan Yesus Kristus yang bangkit pada hari ketiga, membawa harapan baru bagi umat manusia. 

Melalui pawai ini, jemaat diajak untuk kembali menghayati makna pengorbanan dan kebangkitan tersebut dalam kehidupan sehari-hari baik berjemaat maupun kehidupan berkeluarga.

Dengan semangat kebersamaan dan iman yang kuat, Pawai Obor Paskah 2026 di Waisai menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai religius tetap hidup dan mengakar di tengah masyarakat Raja Ampat. 

Baca Juga  Hari ke-9 Operasi Patuh Dofior, Polres Raja Ampat Temukan Banyak Pelanggaran

Cahaya obor yang menyala di kegelapan malam pun seakan menjadi simbol harapan yang terus menyala bagi masa depan Generasi umat  Kristiani di Kabupaten Raja Ampat.

Writer: Dony Kumuai