Syukuran Setahun ORMAS Memimpin, Orideko–Mansyur Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Raja Ampat Bangkit

banner 120x600

Waisai, RajaAmpatNews – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menggelar syukuran satu tahun kepemimpinan Orideko I. Burdam dan Mansyur Syahdan di halaman Kantor Bupati Raja Ampat, Jumat (20/2/2026). Momentum yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama itu menjadi ajang refleksi perjalanan pemerintahan sekaligus penguatan komitmen menuju visi “Raja Ampat Bangkit”.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat. Setahun kepemimpinan yang dikenal dengan akronim ORMAS (Orideko–Mansyur) dinilai sebagai fase konsolidasi dan penataan fondasi pembangunan lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati Orideko menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Ia mengakui dinamika dan tantangan yang dihadapi bukanlah hal ringan, terutama dalam mengelola daerah kepulauan dengan kompleksitas geografis dan sosial yang tinggi.

“Berbagai program prioritas sudah berjalan, meski ada yang masih berproses. Satu tahun ini adalah fase pemetaan persoalan dan penguatan fondasi agar arah pembangunan benar-benar sejalan dengan visi Raja Ampat Bangkit,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan tidak selalu berjalan mulus. Perbedaan pandangan dan tantangan birokrasi merupakan bagian dari proses menuju kemajuan. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat.

“Kami menyadari memiliki keterbatasan. Karena itu, kami membutuhkan dukungan, masukan, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Sinergi adalah kunci agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Orideko juga menyoroti potensi besar Raja Ampat sebagai destinasi wisata kelas dunia sekaligus wilayah perikanan yang kaya sumber daya. Ia menekankan, kemajuan sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Kalau pariwisata maju tetapi masyarakat tidak merasakan manfaatnya, maka pembangunan itu belum berhasil,” katanya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat kesadaran kolektif dalam menciptakan daerah yang tertib, harmonis, dan berdaya saing. Peran tokoh adat, agama, pemuda, dan organisasi masyarakat dinilai sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial.

Sementara itu, Wakil Bupati Mansyur Syahdan menyampaikan bahwa capaian satu tahun ini merupakan bagian awal dari agenda besar lima tahun pemerintahan ORMAS. Ia mengakui belum semua program dapat diwujudkan secara maksimal, namun seluruhnya telah terencana dan akan dilaksanakan secara bertahap.

“Dalam satu tahun ini tentu ada yang merasa puas dan ada yang belum. Itu hal yang wajar dalam proses pemerintahan. Kami tidak mungkin memuaskan semua pihak, tetapi kami adalah Bupati dan Wakil Bupati bagi seluruh masyarakat Raja Ampat,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat meninggalkan perbedaan politik masa lalu dan bersatu membangun daerah.

“Kontestasi sudah selesai. Sekarang saatnya kita bergandengan tangan membangun Raja Ampat tanpa lagi melihat perbedaan,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, pasangan ORMAS turut menyampaikan apresiasi kepada para simpatisan, relawan, ASN, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berjalan bersama selama satu tahun terakhir.

Syukuran yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu menjadi simbol refleksi sekaligus penegasan bahwa pembangunan Raja Ampat merupakan kerja kolektif. Dengan semangat kebersamaan, pemerintah daerah optimistis tahun-tahun berikutnya akan menjadi fase percepatan pembangunan menuju Raja Ampat yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Writer: Aditya N & Agustinus Guntur