Waisai, RajaAmpatNews – Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, secara tegas menantang generasi muda untuk tampil sebagai agen perubahan dalam pelantikan DPD KNPI Raja Ampat periode 2025–2028 yang berlangsung di Gedung Pari, Jumat (13/2/26).
Ia menegaskan bahwa masa depan daerah berada di tangan pemuda yang berani bertindak, bukan sekadar berwacana. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa pemuda tidak boleh menunggu kondisi sempurna untuk mulai berkarya. Perubahan, dimulai dari langkah kecil di lingkungan sekitar. Setiap gagasan cemerlang dan aksi nyata adalah kontribusi penting bagi kemajuan Raja Ampat.
“Jangan menunggu sempurna untuk bergerak. Mulailah dari hal sederhana, tetapi konsisten dan berdampak,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, kekuatan sejati lahir dari sinergi antara pemuda, pemerintah, swasta, akademisi, dan masyarakat adat. Individualisme tidak akan membawa daerah melangkah jauh.
“Perkuat kolaborasi dan bangun sinergi. Kemajuan tidak dibangun sendiri, tetapi bersama,” ujarnya.
Selain itu, integritas menjadi pesan utama yang ditekankan. Di tengah tantangan dan godaan zaman, pemuda diminta tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran dan keadilan. Kepemimpinan yang kuat, kata Bupati, hanya dapat berdiri di atas fondasi karakter yang kokoh.
Ia juga menegaskan bahwa KNPI harus menjadi rumah besar bagi seluruh aspirasi pemuda, termasuk mereka yang berada di kampung-kampung. Organisasi kepemudaan tidak boleh sekadar menjadi struktur formal, tetapi harus menjadi gerakan nyata yang menghadirkan solusi atas persoalan konkret generasi muda.
“Buktikan bahwa organisasi ini membawa dampak. Jadikan setiap program sebagai jawaban atas tantangan pemuda hari ini. Raja Ampat Bangkit, Raja Ampat Produktif, Raja Ampat Sejahtera,” tutupnya.
Writer: Aditya Nugroho II Editor: Petrus Rabu













