Waisai, RajaAmpatNews — Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan seluruh masyarakat Raja Ampat untuk menjadikan Natal Gabungan Tahun 2025 sebagai momentum refleksi iman, penguatan persatuan, serta kebangkitan semangat kerja bersama dalam membangun daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Orideko dalam sambutannya pada perayaan Natal Gabungan ASN, TNI, Polri dan Masyarakat Raja Ampat Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Pari Convention Center, Waisai, Rabu (7/1/2026) malam.
“Jadikan renungan malam ini sebagai lilin bagi kita semua. Natal bersama ini hendaknya menjadi terang yang menuntun langkah kita ke depan,” ujar Bupati Orideko.
Ia menegaskan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya bersama Wakil Bupati merupakan pemerintahan bersama, yang hanya dapat berjalan optimal apabila mendapat dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Masyarakat telah mempercayakan tongkat kepemimpinan ini kepada kami. Karena itu mari kita melangkah bersama, bersatu, dan bersama-sama membangun negeri ini,” tegasnya.
Memasuki Tahun 2026, Bupati Orideko mengajak masyarakat untuk aktif mendukung seluruh program pemerintah daerah. Menurutnya, tanpa dukungan masyarakat, pembangunan tidak akan berjalan maksimal.
“Saya mengajak kita semua untuk tidak lagi duduk bermalas-malasan, tetapi bangkit dengan semangat. Visi kami jelas: Raja Ampat Bangkit, Produktif menuju Kesejahteraan. Sederhananya, mari kita bekerja dan berkreativitas agar kita sejahtera,” ujarnya.
Bupati juga menekankan bahwa Raja Ampat merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa, baik laut maupun darat, yang harus dikelola dengan etos kerja, disiplin, dan semangat melayani. Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintah dalam mengubah wajah Raja Ampat, khususnya Kota Waisai.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal Gabungan ASN, TNI, Polri dan Masyarakat Raja Ampat Tahun 2025, Muhidin Tafalas, S.Hut., M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa perayaan Natal Gabungan diselenggarakan dalam suasana penuh kebersamaan, persaudaraan, dan semangat pelayanan.

Muhidin menjelaskan bahwa panitia dibentuk secara inklusif dengan melibatkan unsur ASN, serta mendapat dukungan penuh dari TNI, Polri, dan masyarakat Raja Ampat.
“Dalam semangat kebersamaan dan persaudaraan, panitia menyelenggarakan perayaan Natal bersama dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat Raja Ampat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas. Bahkan, rapat panitia hanya dilaksanakan satu kali, yang sekaligus menjadi rapat awal dan rapat final.
“Kami hanya memiliki waktu satu hari. Pertemuan pertama langsung menjadi pertemuan final. Tidak ada diskusi panjang, yang ada adalah pelaksanaan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing,” jelasnya.
Menurut Muhidin, prinsip utama pelaksanaan Natal Gabungan ini adalah ibadah, sehingga seluruh panitia bekerja dengan penuh keikhlasan meskipun dengan keterbatasan anggaran.
Hal menarik dari pelaksanaan Natal Gabungan Tahun 2025 ini adalah komposisi panitia yang didominasi oleh ASN beragama Islam. Ketua panitia, wakil ketua, sekretaris, hingga para koordinator seksi merupakan ASN Muslim, yang bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam semangat pelayanan lintas iman.
Muhidin menjelaskan bahwa komposisi panitia tersebut merupakan arahan langsung Bupati Raja Ampat sebagai wujud nyata toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Raja Ampat.

“Panitia Natal Gabungan tahun ini didominasi ASN Muslim. Ini adalah arahan langsung Bupati sebagai bentuk kebersamaan dan saling melayani antarumat beragama,” ungkap Muhidin.
Ia menambahkan, semangat toleransi tersebut diharapkan terus berlanjut pada momentum keagamaan lainnya ke depan. Bahkan, pada perayaan Halal Bihalal umat Muslim mendatang, umat Nasrani direncanakan akan dilibatkan sebagai panitia pelaksana.
“Inilah wajah Raja Ampat—saling melayani, saling menopang, dan hidup rukun dalam perbedaan,” tambahnya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, S.IP., MM., M.Ec.Dev, atas dukungan penuh yang diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Apresiasi turut disampaikan kepada Pastor yang memimpin ibadah, seluruh panitia, dan para pihak pendukung.
Ibadah Natal Gabungan tersebut dipimpin oleh Pastor John Bunay, Pr., yang menyampaikan firman Tuhan dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” berdasarkan Matius 1:21–24. Dalam khotbahnya, Pastor John menegaskan bahwa kehadiran Yesus Kristus merupakan wujud kasih Allah yang menyelamatkan manusia, dimulai dari keluarga sebagai fondasi kehidupan.
Ia mengajak seluruh ASN, TNI, Polri, dan masyarakat Raja Ampat untuk menjadikan Natal sebagai momentum memperkuat iman, menjaga persatuan, serta membangun kehidupan bersama yang dilandasi kasih, pengampunan, dan tanggung jawab.
Perayaan Natal Gabungan ini juga dimeriahkan dengan pujian rohani yang menyentuh dari artis rohani nasional, Viktor Hutabarat. Melalui lantunan lagu-lagu pujian, suasana ibadah berlangsung khusyuk dan penuh penghayatan, mengajak seluruh jemaat merenungkan makna Natal dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan pelayanan.
Sebagai wujud kepedulian dan kasih Natal, dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada janda ASN dan masyarakat.
Writer: Petrus Rabu













