Waisai, RajaAmpatNews – Gereja Kristen Injili (GKI) Jemaat Tasik Tiberias Siwindores, Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, menggelar Ibadah Akhir Tahun 2025 dengan penuh kekhidmatan dan sukacita, Rabu (31/12/2025).
Ibadah ini menjadi momentum rohani bagi seluruh jemaat untuk merefleksikan perjalanan iman sepanjang tahun 2025 serta menyerahkan kehidupan di tahun yang baru ke dalam penyertaan Tuhan.
Ibadah Akhir Tahun tersebut dipimpin langsung oleh Pendeta Yenise Koibur, S.Si. Teol, dan dihadiri oleh para pelayan gereja, penatua, diaken, serta jemaat dari berbagai wilayah pelayanan GKI Tasik Tiberias Siwindores. Suasana ibadah berlangsung dengan tertib, penuh kekhusyukan, dan diwarnai dengan puji-pujian yang menguatkan iman jemaat.
Dalam ibadah tersebut, bacaan Firman Tuhan terambil dari Kitab 1 Tawarikh Pasal 16 ayat 7–36, dengan perikop pembacaan “Nyanyian Puji-pujian Daud”. Firman Tuhan ini mengisahkan ungkapan syukur bangsa Israel melalui Raja Daud atas penyertaan Tuhan yang setia, kuat, dan penuh kasih, serta ajakan untuk senantiasa memuliakan nama Tuhan di setiap musim kehidupan.
Mengusung tema renungan Ibadah Akhir Tahun 2025, “Tuhanlah Sumber Kekuatan dan Sukacita,” Pendeta Yenise Koibur dalam khotbahnya menegaskan bahwa sepanjang perjalanan hidup manusia, Tuhan senantiasa hadir sebagai sumber kekuatan sejati dan sukacita yang tidak pernah berkesudahan. Ia mengajak jemaat untuk melihat kembali setiap peristiwa yang telah dilalui sepanjang tahun 2025, baik suka maupun duka, sebagai bagian dari rencana Tuhan yang mendewasakan iman.

Pendeta Yenise juga menekankan pentingnya ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan yang nyata selama satu tahun penuh. Menurutnya, segala keberhasilan, perlindungan, kesehatan, bahkan tantangan yang dihadapi jemaat tidak terlepas dari kasih dan kuasa Tuhan. Oleh karena itu, akhir tahun menjadi waktu yang tepat untuk bersyukur, bertobat, dan memperbarui komitmen iman kepada Tuhan.
“Seperti Daud yang menaikkan nyanyian puji-pujian kepada Tuhan, kita pun diajak untuk tidak melupakan kebaikan Tuhan dalam hidup kita. Tuhan adalah sumber kekuatan di saat kita lemah dan sumber sukacita di tengah berbagai pergumulan,” ungkap Pendeta Yenise dalam khotbahnya.
Lebih lanjut, jemaat diajak untuk memasuki Tahun 2026 dengan iman yang teguh, pengharapan yang hidup, serta semangat pelayanan yang terus bertumbuh. Pendeta Yenise mengingatkan bahwa tantangan ke depan mungkin tidak ringan, namun dengan mengandalkan Tuhan Yesus sebagai sumber kekuatan dan sukacita, jemaat diyakini mampu menghadapi setiap dinamika kehidupan dengan penuh iman dan pengharapan.
Ibadah Akhir Tahun 2025 ini juga menjadi sarana mempererat persekutuan jemaat GKI Tasik Tiberias Siwindores, sekaligus memperkuat komitmen gereja untuk terus menjadi terang dan berkat bagi sesama di tengah masyarakat Waisai dan Kabupaten Raja Ampat.
Dengan berakhirnya ibadah tersebut, seluruh jemaat mengakhiri Tahun 2025 dengan hati yang penuh syukur dan memasuki Tahun 2026 dengan keyakinan bahwa Tuhan senantiasa menyertai, menguatkan, dan melimpahkan sukacita bagi umat-Nya.
Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu













