Wawarbomi, RajaAmpatNews — Dalam upaya memperkuat peran adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Ketua LMA Wardo, Noak Manggaprouw, melakukan sosialisasi dan tatap muka bersama masyarakat Kampung Warwanai pada Rabu, 10 Desember 2025. Kegiatan yang dihiasi dengan nuansa adat dan persaudaraan itu berlangsung sebagai bentuk konsolidasi masyarakat dalam menghadapi dinamika keamanan wilayah.
Noak menegaskan bahwa masyarakat adat memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga wilayah dari segala bentuk ancaman, termasuk aktivitas atau propaganda kelompok separatis. “Kita adalah anak adat. Kita hidup di tanah ini dan wajib menjaga tanah ini tetap aman. Jangan sampai ada yang memecah belah kita,” tegasnya dalam sambutannya.
Selain membahas isu keamanan, sosialisasi juga menyoroti pentingnya mendukung program pemerintah, terutama Program MBG yang bertujuan meningkatkan kesehatan anak-anak, serta Koperasi Merah Putih yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kampung. Masyarakat didorong untuk ikut terlibat aktif, mulai dari tahap sosialisasi hingga pengawasan.
Kegiatan ditutup dengan deklarasi resmi masyarakat Warwanai yang menyatakan:
1. Siap mendukung Program MBG dan Koperasi Merah Putih.
2. Siap menjaga keamanan kampung dari provokasi pihak mana pun.
3. Siap menolak keberadaan dan pengaruh kelompok separatis di Distrik Wawarbomi.
Deklarasi tersebut semakin menegaskan bahwa masyarakat Warwanai berdiri di garis terdepan dalam menjaga stabilitas regional sekaligus mendukung kebijakan pembangunan nasional.
Kegiatan berjalan aman, lancar, dan mencerminkan sinergi kuat antara lembaga adat, aparat kampung, dan warga setempat.
Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu













