Tapak Suci Pimda 290 Raja Ampat Raih Juara Umum II di Swara Pemuda Championship I Sorong

banner 120x600

SORONG, RajaAmpatNews– Open Tournament Swara Pemuda Championship I yang digelar di Gedung Serbaguna Batalyon 762/VYS Sorong resmi ditutup pada Sabtu sore (15/11/2025). Selama empat hari pelaksanaan sejak Rabu (12/11/2025), turnamen ini menarik perhatian berbagai perguruan silat se-Papua Barat Daya, termasuk Tapak Suci Pimda 290 Raja Ampat.

Dalam kejuaraan perdana tersebut, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimda 290 Raja Ampat tampil impresif. Kontingen yang dipimpin Ketua Pimda 290, Sukmawati Nadila Kaimudin, serta pelatih Tapak Suci Jefman Asep Eguh Marsudy, S.Pd, yang juga pelatih utama IPSI Papua Barat Daya, berhasil menunjukkan performa terbaiknya.

Tapak Suci Jefman menurunkan 9 atlet yang terdiri dari:

  • 2 atlet usia dini
  • 4 atlet pra remaja putri
  • 2 atlet remaja putra
  • 1 atlet dewasa putri

Dari komposisi tersebut, para atlet berhasil menyabet 4 medali emas dan 2 medali perunggu, sehingga menempatkan Tapak Suci Pimda 290 Raja Ampat sebagai Juara Umum II pada Swara Pemuda Championship I.

Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh Kepala SMPN 13 Raja Ampat, Dahlan Alhamid, ST., yang memberi perhatian besar pada pembinaan ekstrakurikuler, khususnya pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Menurutnya, kegiatan beladiri memberi dampak positif bagi perkembangan generasi muda.

“Penyaluran minat di bidang bela diri sangat efektif untuk mengurangi kenakalan remaja. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus mendidik anak-anak melalui jalur prestasi seperti ini,” ujarnya.

Prestasi ini menjadi bukti komitmen para pelatih dan atlet dalam menjaga disiplin serta kualitas latihan. Keikutsertaan Tapak Suci SMPN 13 Raja Ampat pada turnamen tersebut juga menegaskan bahwa potensi atlet muda daerah terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.

Kejuaraan Swara Pemuda Championship I diharapkan menjadi momentum lahirnya semakin banyak bibit unggul pencak silat dari Papua Barat Daya pada masa mendatang.

Writer: Dony Kumuai II Editor: Petrus Rabu