RajaAmpatNews, Waisai – Sempat dikabarkan hilang akibat terbaawa arus saat mancing menggunakan longboat pada 16 Agustus 2024 lalu, Edison Burdam kini telah ditemukan di Perairan Filipina.
Edison remaja 17 tahun tersebut ditemukan oleh kapal ikan Mama Laudes 3 di Perairan Filipina saat kapal tersebut baru saja keluar untuk melaut.
Penghubung Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City di Filipina, Josepath Layang saat dihubungi media ini membenarkan kejadian tersebut. Bahwa Edison Burdam ditemukan oleh kapal ikan asal Filipina KM Mama Laudes 3.
Menurut Josepath Layang dari keterangan yang disampaikan korban Edison Burdam kepada pihak kapal, dirinya terbawa arus sejak tanggal 8 Agustus 2024 dan ditemukan pada 20 Agustus 2024 saat terapung di laut Filipina.
“Benar ada seorang pemuda berkebangsaan Indonesia yang ditemukan oleh kapal ikan Filipina saat kapal tersebut baru keluar dari General Santos City,” ujar Josepath Layang saat dihubungi media ini Sorong-Filipina, Kamis (22/8/24).
Josepath mengatakan bahwa saat ini Edison Burdam masih di atas kapal ikan Mama Laudes 3 yang menemukanya saat terapung di Perairan Filipina.
“Yang bersangkutan (Edison) masih di atas kapal yang menemukannya di laut. Kebetulan kapal itu baru saja keluar dan belum ada muatan, sehingga Edison masih bersama-sama di atas kapal itu, jadi diperkirakan September baru kapal ikan tersebut tiba di darat general Santos City,” jelasnya.
Namun, lanjut Josepath Layang, tidak menutup kemungkinan dalam satu dua hari kedepan ada kapal ikan lain yang akan kembali ke general Santos City, bisa saja Edison Burdam dititip saat ada yang kembali usai melaut untuk diantar ke KJRI Davao City di Filipina.
Josepath menitipkan pesan kepada media ini untuk menyampaikan kepada pihak keluarga di Raja Ampat bahwa adik Edison Burdam saat ini ada dalam keadaan selamat dan kondisinya sehat walafiat.
“Kami baru mendapatkan kabar dari laut kapal ikan Mama Laudes bahwa adik Edison Burdam dalam keadaan sehat walafiat. Tolong sampaikan ya pak Bupati, pada keluarganya di Raja Ampat supaya keluarganya tidak bersedih,” ucap Josaphat Layang.
Lebih lanjut Josaphat Layang menjelaskan, pihaknya sedang mengupayakan agar ketika Edison Burdam tiba di darat akan langsung diantar ke KJRI Davao City Filipina Dan kemudian diurus kepulangannya ke Raja Ampat Indonesia.
“Semoga ada kapal dari laut yang menuju ke darat Edison bisa dititip di kapal itu dan tiba secepatnya di General Santos City. Berhubung saat ini kapal yang bersama Edison masih di laut yang jauh sehingga bisa berkomunikasi lewat radio. Intinya Edison dalam keadaan sehat,” tutup Josepath.
Sebelumnya kabar hilangnya Edison Bursam telah di beritakan sejumlah media pada tanggal 16 Agustus 2024 lalu. Dan proses pencarian sempat dilakukan oleh tim Basarnas.